Kairo – Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan bahwa pasukan keamanan negara itu telah membunuh sembilan orang yang diduga terlibat...
Kairo – Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan
bahwa pasukan keamanan negara itu telah membunuh sembilan orang yang diduga
terlibat dalam serangan di Konsulat Italia di Kairo. Mereka tewas dalam sebuah
penyerangan di Giza, Jumat (25/09).
Dalam
pernyataan itu disebutkan sembilan orang tersangka tewas dalam baku tembak
dengan pasukan keamanan di distrik Aussim, Giza. Tiga orang polisi dan dua
orang pasukan wajib militer terluka dalam aksi itu.
Menurut
pernyataan tersebut ditemukan sejumlah senjata bersama para militan. Selain itu
juga ada bahan peledak yang digunakan untuk bom bunuh diri.
Kementerian
dalam negeri menyebut bahwa para tersangka terlibat dalam pemboman konsulat
Italia di Kairo Juli lalu. Selain itu mereka juga dianggap terlibat dalam
pemboman gedung keamanan nasional di Qalyubia pada Agustus 2015. Kelompok yang
berafilisi dengan Daulah Islamiyah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas kedua
pemboman itu.
Beberapa
saat sebelum keluarnya pernyataan kementerian dalam negeri, sejumlah pejabat
mengatakan bahwa para tersangka yang tertembak adalah anggota Ikhwanul
Muslimin. Dalam pernyataannya mereka menyebutkan bahwa sembilan orang yang tewas dalam serangan di Giza adalah anggota
partai tersebut.
Partai
Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Ikhwanul Muslimin, menbantah pernyataan
tersebut. Melalui situs resminya, mereka menyatakan bahwa sembilan orang yang
tewas di Aussim bukan anggota ataupun pendukung Ikhwanul Muslimin. [Ar/kiblat/islamichaber]

COMMENTS