Belgia - Veronique Cools, mualaf berusia 26 tahun ini menjadi wasilah bagi 1000 warga Begia untuk masuk Islam. Hal ini telah dilakukann...
Belgia - Veronique Cools, mualaf berusia 26 tahun ini menjadi wasilah bagi 1000
warga Begia untuk masuk Islam. Hal ini telah dilakukannya selama 9 tahun. Veronique
sendiri memang masuk Islam di usianya yang masih sangat muda.
Ini semua bermula ketika dia berusaha mencari pegangan hidup dan bertemu
dengan teman-teman muslim yang akhirnya mengenalkannya pada Islam. Setelah
menjadi muslimah, dia menyediakan rumahnya untuk digunakan sebagai Islamic
center tempat orang-orang Belgia belajar Islam.
Veronique sendiri mengakui bahwa dia sendiri pun awalnya memunyai
prasangka negatif terhadap Islam. Tapi semua ini akhirnya menemukan jawaban dan
dia bisa memahami dan menampilkan Islam sebagaimana harusnya. Bahkan Veronique
juga membantu keluarganya untuk memahami Islam dengan benar. Syukurlah,
beberapa keluarga dekatnya tercerahkan dan kemudian masuk Islam.
“Prasangka negatif itu hadir ketika kita tidak memahami Islam dengan
benar,” tutur gadis yang masuk Islam di usia 17 tahun ini.
“Sebagai muslim, kita harus menjelaskan kepada masyarakat tentang Islam
dengan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Rumahnya yang menjadi pusat keislaman saat ini memunyai anggota lebih
dari 1000 warga Belgia yang mayoritasnya terdiri dari kaum perempuan. Dan masih
ada 50.000 lagi umat Islam di Belgia yang itu semua dipersilakan oleh Veronique
apabila mereka ingin datang dan belajar Islam di sana.
Arikel:
Voa-Islam.com Veronique Cools, mualaf berusia 26 tahun ini menjadi wasilah bagi 1000
warga Begia untuk masuk Islam. Hal ini telah dilakukannya selama 9 tahun. Veronique
sendiri memang masuk Islam di usianya yang masih sangat muda.
Ini semua bermula ketika dia berusaha mencari pegangan hidup dan bertemu
dengan teman-teman muslim yang akhirnya mengenalkannya pada Islam. Setelah
menjadi muslimah, dia menyediakan rumahnya untuk digunakan sebagai Islamic
center tempat orang-orang Belgia belajar Islam.
Veronique sendiri mengakui bahwa dia sendiri pun awalnya memunyai
prasangka negatif terhadap Islam. Tapi semua ini akhirnya menemukan jawaban dan
dia bisa memahami dan menampilkan Islam sebagaimana harusnya. Bahkan Veronique
juga membantu keluarganya untuk memahami Islam dengan benar. Syukurlah,
beberapa keluarga dekatnya tercerahkan dan kemudian masuk Islam.
“Prasangka negatif itu hadir ketika kita tidak memahami Islam dengan
benar,” tutur gadis yang masuk Islam di usia 17 tahun ini.
“Sebagai muslim, kita harus menjelaskan kepada masyarakat tentang Islam
dengan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Rumahnya yang menjadi pusat keislaman saat ini memunyai anggota lebih
dari 1000 warga Belgia yang mayoritasnya terdiri dari kaum perempuan. Dan masih
ada 50.000 lagi umat Islam di Belgia yang itu semua dipersilakan oleh Veronique
apabila mereka ingin datang dan belajar Islam di sana.
Arikel:
Voa-Islam.com

COMMENTS